Kritik Pedas KASTA NTB: Sampah Lombok Barat Makin 'Gak Jelas' Setahun Era Bupati LAZ



          Oleh: Tontowi Jauhari 


Lombok Barat (23/2/2026)– Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ), masalah sampah justru dinilai semakin tak menentu. Lembaga Kajian dan Advokasi Sosial serta Transparansi Anggaran (KASTA) NTB DPD Lombok Barat menyoroti pemborosan anggaran Rp4,4 miliar untuk 8 truk sampah baru yang tak beri dampak signifikan.

Penyerahan 8 unit truk sampah itu dilakukan Pemkab Lombok Barat pada awal Januari 2026. Tambahan armada ini diharapkan tingkatkan ritase pengangkutan hingga 100 ton per hari. Namun, Ketua KASTA NTB Lombok Barat Tontowi Jauhari (Ton) menilai upaya itu gagal total."Kami catat Pemda belanjakan Rp4,4 miliar uang rakyat untuk 8 truk baru. Logikanya, tumpukan sampah seharusnya berkurang drastis. Tapi kenyataannya, hingga satu tahun kepemimpinan ini, persoalan sampah di lapangan justru semakin 'gak jelas' dan terbengkalai," tegas Ton, Senin (23/2/2026).

Pantauan lapangan KASTA NTB ungkap beberapa titik penumpukan sampah parah:
1. Pasar Seni Senggigi: Tumpukan sampah ganggu citra kawasan wisata utama.
2. TPS Wilayah Gerung: Penumpukan di titik strategis ibu kota kabupaten.
3. Jembatan Dasan Geres: Sampah kiriman dan warga sumbat aliran air, butuh alat berat.
4. Dusun Jerneng, Desa Ombe (Labuapi): Rawan tumpukan hingga picu kebakaran.

Kondisi memburuk karena pembatasan TPA Kebon Kongok, sehingga sampah menggunung di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). "Anggaran miliaran itu seperti proyek pengadaan tanpa strategi operasional matang. Kalau sistem pengangkutan semrawut, mau tambah 100 truk pun Lombok Barat tak bersih," tambah Ton.

KASTA NTB tuntut Bupati LAZ tak sekadar seremonial penyerahan kunci truk. Mereka minta distribusi armada adil ke 10 kecamatan serta transparansi biaya operasional BBM yang sering jadi alasan keterlambatan.

"Satu tahun sudah cukup untuk pembenahan awal. Kalau sampah saja tak tuntas, apa harapan masyarakat dari visi-misi besar lainnya?" tutup Ton.

Lobar, 23 Februari 2026
Ketua Kasta Lobar 
Tontowi Jauhari