Faktantb. com, Kediri, Lombok Barat (1/2/2026) – Ribuan pasang mata menjadi saksi kekhidmatan acara puncak Haul Majmuk ke-33 Pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, hari ini, Minggu (1/2/2026) atau 13 Sya’ban 1447 H. Acara ini menghormati ulama besar seperti TGH. Mustafa Khalidi, TGH. Ibrahim Khalidi, TGH. Muhammad Idris Misbah, serta para Tuan Guru pembina yang meletakkan fondasi dakwah di Nusantara.
Rangkaian Acara yang Penuh Makna Sejak Kemarin
Persiapan matang sejak Sabtu kemarin membangun kemegahan spiritual:
Khataman Al-Qur'an: 2.500 santri khatam Al-Qur'an hingga 1.500 kali.
Seminar internasional Ilmiah: Bedah tafsir saintifik dan kurikulum pesantren bersama Dr. TGH. Buya Subki Sasaki, MH, dan TGH. Basyirun, M.S.I.
Ziarah Makam: Tabarruk ke makam leluhur pesantren.
Jalannya Acara Puncak yang Menggetarkan
Hari ini dimulai dengan ratiban merdu, dilanjutkan tilawah Al-Qur'an oleh qariah internasional Ustadzah Hj. Yuni Wulandari. Ketua Panitia Ustadz H. Hambali mengapresiasi sinergi semua pihak, sementara Pimpinan Yayasan Drs. TGH. Mukhlis Ibrahim, M.Si, menekankan pelestarian warisan intelektual para pendiri.
"Al-Ishlahuddiny bukan sekadar lembaga, tapi sanad perjuangan yang harus kita jaga kemurniannya," tegasnya penuh haru.
TGH. Taisir Al-Azhar, Lc., MA, mewakili alumni, berbagi testimoni dampak didikan para Tuan Guru yang mencetak ribuan tokoh masyarakat.
Puncak Syahdu: Zikir, Tahlil, dan Doa Bersama
Sesi inti mencapai klimaks spiritual:
Zikir dipimpin TGH. Yusuf Prine.
Tahlil oleh TGH. Mukhtar Taman.
Doa bersama dari TGH. Muharar Mahfuzh, TGH. Hijazi Gerantung, dan TGH. Abd Qahhar Egok.
Kesan Alumni: "Re-charge Semangat Berkhidmat"
Para alumni dari berbagai daerah memuji kerapian acara dan nuansa kekeluargaan. "Ini re-charge semangat kami untuk berkhidmat di masyarakat, seperti teladan TGH. Mustafa Khalidi," ujar seorang alumni senior.
Haul ke-33 ini memperkuat posisi Ponpes Al-Ishlahuddiny sebagai mercusuar pendidikan Islam salaf yang relevan di era modern. (ms)




