Lombok Tengah, faktantb.com (25/4/2026) Komisi II DPRD Lombok Tengah bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Loteng melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke dua fasilitas nelayan bantuan pusat, Kamis, 24 April 2026.
Dua lokasi yang disasar yakni Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Awang, Kecamatan Pujut.
Monev dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Loteng Ferdian Elmansyah,bersama jajaran anggota komisi.
"Sebelumnya kita sudah konsultasi dengan mitra kerja, termasuk dengan Dinas Kelautan dan Perikanan. Hari ini kita turun langsung ke lokasi KNMP dan TPI Dermaga Awang," ujar Ferdian, kemarin.
Ferdian menjelaskan, KNMP dan TPI merupakan bantuan Pemerintah Pusat berupa bangunan dan fasilitas penunjang aktivitas nelayan. Fasilitasnya meliputi cold storage, pabrik es balok, tempat docking kapal, bengkel nelayan, sentra kuliner, sentra pemasaran ikan, hingga perahu.
"Semoga lapangan pekerjaan setelah dua bangunan ini beroperasi bisa dimanfaatkan dan tingkat kesejahteraan nelayan semakin baik," harapnya.
Yang menarik, kata Ferdian, sebagian besar pengurus KNMP di Bilelando merupakan anak muda milenial dan Gen Z yang tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bilelando.
"Ini artinya lapangan pekerjaan imbas dari bangunan ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Kita berharap semangat kawan-kawan muda ini memberi optimisme KNMP berjalan baik dengan manajemen dan business plan yang matang," kata politisi Golkar itu.
Sementara di TPI Dermaga Awang, aktivitas pelelangan disebut sudah mulai ramai dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski begitu, masih perlu banyak pembenahan dan pengembangan.
"Semoga pengelolaannya berjalan baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Saya titip agar bangunan ini dijaga, sehingga manfaatnya bisa panjang," tutup Ferdian. (ms)

