MONEV SIDEKANG LOMBOK TENGAH: DISKOMINFO DESAK DESA LEBIH AKTIF PUBLIKASIKAN INFORMASI DIGITAL



Faktantb.com,
LOMBOK TENGAH (1/4/2026) — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lombok Tengah mendorong seluruh pemerintah desa untuk lebih aktif mempublikasikan informasi melalui platform digital. Dorongan ini disampaikan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SIDeKaNG) berdasarkan data per 31 Maret 2026.  

Kepala Diskominfo Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Herdan, http://M.Si, menegaskan SIDeKaNG harus menjadi media utama penyampaian program, kegiatan, hingga kinerja organisasi desa kepada masyarakat.  

“Di era digital saat ini, desa tidak cukup hanya memiliki website. Desa juga harus aktif mengelola dan mengisinya, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Herdan.  
 

76 Persen Website Desa Belum Optimal
Hasil monev menunjukkan pemanfaatan website desa masih jauh dari optimal. Dari total 105 website desa di Lombok Tengah, hanya 27 desa yang masuk kategori aktif. Sebanyak 32 desa tergolong kurang aktif, sementara 46 desa lainnya tidak aktif.  

Artinya, sekitar 76 persen website desa belum dimanfaatkan maksimal. Penyebabnya beragam, mulai dari minimnya pembaruan konten hingga website yang tidak dapat diakses.  

Tuntutan Era Digital
Herdan menjelaskan, kehadiran desa di ruang digital kini menjadi kebutuhan. Pasalnya, mayoritas masyarakat sudah menggunakan telepon genggam sebagai sarana utama mengakses informasi.  

“Sekarang hampir semua masyarakat sudah memiliki handphone. Informasi dicari melalui internet. Maka desa harus hadir, harus aktif menyampaikan informasi melalui website dan media sosial agar masyarakat mudah mengakses informasi,” katanya.  

Ia menambahkan, website desa bukan sekadar formalitas. Platform ini menjadi bagian penting dari transparansi pemerintahan desa dan pelayanan informasi publik.  

Fokus Pembinaan Desa Tidak Aktif
Menindaklanjuti temuan monev, Diskominfo Lombok Tengah akan memfokuskan pembinaan dan pendampingan kepada desa yang masih kurang aktif dan tidak aktif mengelola SIDeKaNG.  

Melalui langkah ini, Pemkab Lombok Tengah berharap seluruh desa dapat meningkatkan kualitas pengelolaan SIDeKaNG. Tujuannya agar SIDeKaNG benar-benar menjadi media informasi yang cepat, terbuka, dan akuntabel bagi masyarakat di era digital. (*)