Faktantb. com (18/4/2026) – DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Lombok Tengah mulai tancap gas menuju Pileg 2029. Lewat Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Rumah PAN Praya, Sabtu (18/4/2026), PAN Loteng menargetkan raihan minimal 5 kursi di DPRD Lombok Tengah.
Muscab VI dibuka langsung oleh Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini. Agenda ini disebut sebagai langkah awal konsolidasi total partai hingga ke tingkat desa untuk menyambut Pemilu 2029/2030.
Hari Penentu" PAN Loteng
Ketua DPD PAN Lombok Tengah, Saeful Muslim menegaskan Muscab kali ini menjadi penentu arah partai ke depan.
"Hari ini adalah hari yang menentukan PAN ke depannya," kata Saeful Muslim di hadapan kader.
Ia menyebut DPD PAN NTB sudah memberi mandat jelas: semua Daerah Pemilihan (Dapil) di Lombok Tengah harus terisi calon legislatif. Target 5 kursi DPRD diyakini bisa tercapai dengan kerja keras seluruh kader.
"Apakah kita siap mengisi semua Dapil?" tanya Saeful. Serentak peserta Muscab menjawab, "Siap!"
Instruksi Ahmad Zaini: Isi Dapil, Turun ke Masyarakat
Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini memperkuat arahan tersebut. Ia meminta struktur partai dikonsolidasikan hingga desa dan memastikan tiap Dapil diisi minimal 3 caleg. Keterwakilan perempuan juga wajib dipenuhi sesuai instruksi DPP.
"Kita harus pastikan setiap Dapil terisi minimal 3 caleg, termasuk keterwakilan perempuan," tegas Zaini.
Ia menginstruksikan seluruh kader untuk segera turun ke masyarakat di Dapil masing-masing. Silaturahmi disebut sebagai kunci yang harus dipelihara sejak sekarang.
"Insyaallah, 4 tahun ke depan prosesnya akan dimudahkan. Masa hanya menyakinkan keluarga, sahabat, atau tetangga saja tidak bisa?" ujarnya.
Mental Baja dan Totalitas di Politik
Zaini juga berbagi pengalaman politiknya sebagai motivasi kader. Ia mengaku dua tahun turun ke masyarakat sebelum masuk ke politik praktis, lalu berjuang total setelahnya.
"Belum ada yang mengalahkan saya dalam politik. Dua tahun saya turun ke masyarakat untuk meyakinkan mereka, dan saat masuk politik, saya totalitas berjuang," katanya.
Menurutnya, modal utama caleg adalah mental baja. Ia berpesan agar kader tidak mudah tersinggung atau baper. Soal modal finansial, Zaini menyebut penentunya tetap perolehan suara, bukan jabatan di struktur partai.
"Walaupun tak punya modal besar, yang menentukan jadi dewan adalah perolehan suara, bukan jabatan ketua atau sekretaris PAN. Jangan pantang menyerah; keberhasilan ditentukan oleh diri kita sendiri."
Maksimalkan Medsos, Bidik Unsur Pimpinan DPRD
Di era digital, Zaini mendorong kader memanfaatkan media sosial untuk publikasi kegiatan. Tujuannya agar kerja partai diketahui masyarakat luas.
"Apapun kegiatan, sebarkan lewat medsos agar masyarakat tahu," pesannya.
Target akhir PAN Lombok Tengah di Pileg 2029 bukan sekadar menambah kursi. Zaini menegaskan PAN harus masuk dalam unsur pimpinan DPRD Lombok Tengah.
Muscab VI ini sekaligus menjadi penegasan bahwa PAN Loteng menatap 2029 dengan strategi jelas: konsolidasi struktur, silaturahmi berkelanjutan, dan totalitas kader di lapangan. (ms)

