Faktantb.com (26/4/2026)– Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggandeng sejumlah pihak menggelar Pelatihan Instruktur Senam Kebugaran Lansia dan Pralansia Indonesia (KLPI) Tahun 2026. Kegiatan dibuka langsung Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, Senin, 20 April 2026.
Pelatihan ini jadi bentuk komitmen Pemkab Loteng meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui aktivitas fisik yang aman dan terukur.
Diikuti Puluhan Peserta dari 29 Puskesmas.
Acara dihadiri Wakil Ketua I DPD KLPI NTB mewakili Ketua, Ketua KLPI Lombok Tengah Hj. Winarsih Nursiah, perwakilan PGRI, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, serta perwakilan KORMI NTB dan KORMI Lombok Tengah.
Sebanyak puluhan peserta ambil bagian. Mereka berasal dari 29 puskesmas se-Lombok Tengah, 7 anggota komunitas Wanita Peduli Lingkungan (WPL) Kelurahan Praya, serta para pegiat olahraga masyarakat.
Ketua panitia menyebut pelatihan bertujuan memberi perhatian lebih serius pada kesehatan lansia dan pralansia. “Selama ini masih banyak senam yang belum menyesuaikan kondisi fisik lansia. Karena itu perlu instruktur khusus yang paham gerakannya,” jelasnya.
KLPI Loteng Baru Terbentuk 2025, Sudah Aktif.
Ketua KLPI Lombok Tengah, Hj. Winarsih Nursiah, mengatakan KLPI Loteng baru terbentuk pada 2025. Meski terbilang baru, organisasi ini sudah menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya peringatan Hari Lansia Mei 2025 di Pendopo Wakil Bupati yang dirangkaikan bakti sosial, senam bersama, dan cek kesehatan gratis bersama RS Cahaya Medika, Baznas, dan Dinkes.
“Lewat pelatihan ini kami ingin cetak instruktur kompeten di tiap wilayah puskesmas. Tujuannya meningkatkan kualitas hidup lansia, pralansia, sekaligus mempererat silaturahmi,” ujar Winarsih.
Dibekali Instruktur Bersertifikat Nasional.
Pelatihan berlangsung dua hari dengan menghadirkan instruktur dan pelatih bersertifikat nasional dari DPD KLPI Provinsi NTB. Peserta dibekali pemahaman gerakan senam yang aman dan sesuai untuk lansia guna mencegah risiko cedera.
Ke depan, KLPI Loteng akan menggelar lomba senam lansia tingkat kabupaten yang diikuti tiap puskesmas. Puncaknya direncanakan bertepatan dengan Hari Lansia Nasional, 29 Mei 2026, sekaligus pengumuman pemenang lomba.
Wabup: Senam Penentu Kesehatan Keluarga
Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, menegaskan senam jadi salah satu faktor penting menjaga kesehatan.
“Senam menjadi salah satu penentu kesehatan kita. Jika keluarga sehat, maka akan tercipta kesejahteraan. Mari kita terus hidup sehat, menjaga kesehatan, dan tetap tersenyum,” kata Nursiah.
Ia mengapresiasi semangat peserta dan berharap ilmu yang didapat bisa diterapkan di wilayah masing-masing. “Pelatihan ini sangat penting untuk kesehatan keluarga kita di Lombok Tengah. Saya harap peserta tetap semangat dan mampu mengembangkan kegiatan ini di tengah masyarakat,” tutupnya. (*)

