Wabup Loteng Lepas 68 ASN Calon Jemaah Haji 2026, Pesankan Jaga Nama Baik Daerah

 


Faktantb.com
(15/4/2026) Lombok Tengah – Sebanyak 68 Calon Jemaah Haji (CJH) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi dilepas Wakil Bupati Lombok Tengah H.M. Nursiah, Rabu (15/4/2026). 

Acara pelepasan berlangsung di Ballroom Lantai 5 Kantor Bupati Lombok Tengah dan dihadiri Sekda Loteng H. Lalu Firman Wijaya, para Kepala OPD, Sekwan DPRD Loteng, serta Ketua Korpri Lombok Tengah.

Dalam arahannya, Wabup H.M. Nursiah berpesan agar para ASN yang akan menunaikan ibadah haji menjaga kesehatan sejak dini. Mengingat para jemaah akan meninggalkan tugas selama kurang lebih 40 hari, Wabup menegaskan agar pekerjaan yang ditinggalkan diserahkan kepada rekan sesuai prosedur dan bidang masing-masing.

"Kita sudah memberikan himbauan agar tugas-tugas yang ditinggalkan selama menunaikan ibadah haji diserahkan kepada teman sesuai bidang masing-masing, sehingga pekerjaan tetap dapat diselesaikan dengan baik," tegas Nursiah.

Wabup juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan institusi. Ia meminta para CJH menghilangkan ego, saling membantu sesama jemaah, serta menghindari ucapan yang tidak baik selama berada di Tanah Suci. Harapannya, seluruh jemaah dapat meraih haji mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Sementara itu, Sekda Loteng H. Lalu Firman Wijaya selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Loteng menjelaskan, pelepasan CJH anggota Korpri ini sudah memasuki periode ketiga. Dari total 1.174 CJH asal Lombok Tengah, 68 orang di antaranya merupakan ASN anggota Korpri.

"Keberangkatan pertama CJH Lombok Tengah dijadwalkan pada 22 April 2026 dan kloter terakhir berangkat 9 Mei 2026," ujar Lalu Firman. Ia juga berpesan agar para jemaah menjaga emosi dan senantiasa bersabar dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Pada kesempatan yang sama, Tgh. Fahrorrozi Wardi dalam tausiahnya mengingatkan bahwa jemaah haji adalah _Duyufullah_ (Tamu Allah) dan _Duyufur Rasul_ (Tamu Rasulullah). Karena itu, ucapan dan tingkah laku selama di Tanah Suci harus dijaga sesuai tuntunan Al-Qur’an, di antaranya dalam Surat Al-Baqarah. 

"Perbaiki niat sejak awal, persiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar rukun dan syarat haji terpenuhi, sehingga memperoleh haji yang mabrur," pesan Tuan Guru. (ms)