Registrasi Digital MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dimulai, 859 Peserta Jalani Verifikasi e-MTQ

Lombok Tengah, Faktantb. comm, 8 Juni 2026 – Proses registrasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (8/6/2026). Untuk pertama kalinya, verifikasi data dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi e-MTQ berbasis digital.

Registrasi dipusatkan di lobi Kantor Bupati Lombok Tengah dan diikuti seluruh kafilah dari 10 kabupaten/kota se-NTB. Seluruh peserta dari berbagai cabang dan golongan lomba wajib melalui tahap verifikasi sebagai syarat mengikuti ajang tersebut.

Penerapan sistem e-MTQ merupakan terobosan LPTQ Pusat yang didukung LPTQ Provinsi NTB. Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat pendataan, meningkatkan akurasi, dan membuat pengelolaan administrasi lebih transparan.

Meski baru perdana digunakan di tingkat provinsi, proses registrasi berjalan lancar. Seluruh kafilah menyelesaikan pendaftaran tanpa kendala berarti.

Keberhasilan ini juga berkat dukungan Tim Teknologi Informasi Diskominfo Kabupaten Lombok Tengah. Tim menyediakan infrastruktur jaringan internet sekaligus mendampingi operator dan kafilah saat penginputan serta validasi data peserta.

“Kehadiran sistem digital ini menjadi langkah maju dalam modernisasi pelaksanaan MTQ di NTB. Selain mempercepat proses registrasi, sistem ini juga meminimalkan potensi kesalahan administrasi karena seluruh data peserta terintegrasi secara elektronik,” ujar Ayu, salah satu anggota Tim IT Diskominfo Lombok Tengah.

Jumlah peserta per daerah:
- Kabupaten Bima: 86 peserta  
- Kota Bima: 85 peserta  
- Kabupaten Dompu: 75 peserta  
- Kabupaten Sumbawa: 80 peserta  
- Kabupaten Sumbawa Barat: 105 peserta  
- Kabupaten Lombok Timur: 90 peserta  
- Kabupaten Lombok Tengah: 93 peserta  
- Kabupaten Lombok Barat: 80 peserta  
- Kabupaten Lombok Utara: 78 peserta  
- Kota Mataram: 87 peserta  

Total peserta yang terdaftar mencapai 859 orang. MTQ XXXI NTB 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lombok Tengah dengan sistem digital yang diharapkan mempermudah seluruh rangkaian kegiatan. (Humas)