Faktantb.com. Animo masyarakat untuk kuliah di Politeknik Pariwisata Lombok kembali tinggi. Pada penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, jumlah pendaftar di seluruh program studi tercatat jauh melampaui daya tampung.
Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, mengatakan tingkat persaingan di setiap program studi mencapai lebih dari 300 persen dari kuota yang tersedia.
"Secara umum peminatnya cukup luar biasa. Kalau dipresentasikan, setiap program studi memiliki jumlah peminat lebih dari 300 persen dari kuota yang tersedia," ujarnya di Praya, Senin.
Tingginya minat itu direspons Kementerian Pariwisata dengan menambah kuota. Tahun ini Poltekpar Lombok mendapat kuota 560 mahasiswa baru. Angka itu naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 360 mahasiswa.
"Kami bersyukur karena tahun ini diberikan tambahan kuota dari 360 menjadi 560 mahasiswa. Ini tentu menjadi kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Nusa Tenggara Barat untuk memperoleh pendidikan tinggi vokasi di bidang pariwisata," kata Ali.
Menurutnya, penambahan kuota merupakan bentuk kepercayaan pemerintah terhadap perkembangan Poltekpar Lombok, sekaligus upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja pariwisata yang terus meningkat di Indonesia.
*Peluang lebih besar untuk lulusan NTB*
Dengan tambahan kuota, peluang masuk kuliah vokasi pariwisata terbuka lebih lebar bagi lulusan SMA, SMK, dan MA. Pendaftar berasal dari berbagai daerah di NTB, mulai dari Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, hingga wilayah lain.
Ali menyebut komposisi mahasiswa yang diterima dari Kabupaten Lombok Tengah masih menjadi yang terbesar dibanding daerah lain di NTB. Hal itu menunjukkan minat generasi muda di daerah tersebut terhadap pendidikan dan karier di sektor pariwisata.
Meski kuota naik, persaingan tetap ketat. Ribuan calon mahasiswa mengikuti seleksi untuk memperebutkan kursi di program studi yang ditawarkan.
Untuk menampung tambahan 200 mahasiswa, kampus melakukan penyesuaian kapasitas kelas. Jumlah mahasiswa per rombongan belajar dinaikkan dari 30 orang menjadi 35 orang.
"Biasanya satu kelas berisi 30 mahasiswa, tetapi tahun ini kami tingkatkan menjadi 35 mahasiswa per kelas agar seluruh kuota dapat terakomodasi," jelasnya.
*Persiapan akademik dimulai Agustus*
Saat ini seluruh mahasiswa baru telah menyelesaikan registrasi. Sebelum perkuliahan dimulai, mereka akan mengikuti Pra-Pembentukan Sikap Dasar Profesi atau Pra-PSDP pada 3 hingga 7 Agustus 2026.
Kegiatan itu menjadi bagian pembentukan karakter mahasiswa. Materinya mencakup pengenalan lingkungan kampus, disiplin, etika profesi, jiwa pelayanan, kepemimpinan, dan budaya kerja di industri pariwisata.
Setelah Pra-PSDP, mahasiswa baru akan mengikuti perkuliahan perdana.
Ali juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendaftar. Ia menyadari masih banyak calon mahasiswa yang belum lolos karena ketatnya seleksi.
"Kami mohon maaf kepada calon mahasiswa yang belum berkesempatan diterima tahun ini. Minat masyarakat yang sangat tinggi membuat proses seleksi berlangsung sangat kompetitif," ungkapnya.
Ia berharap peserta yang belum berhasil tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kompetensi untuk mencoba kembali pada tahun berikutnya.
Dengan tambahan mahasiswa baru menjadi 560 orang, Poltekpar Lombok optimistis dapat terus mencetak sumber daya manusia pariwisata yang profesional dan berdaya saing. Lulusannya diharapkan siap mendukung pengembangan destinasi pariwisata nasional, khususnya di Nusa Tenggara Barat yang terus tumbuh sebagai destinasi unggulan Indonesia.
---

