Dukung Literasi Bahasa Inggris, PT Letawa Fasilitasi SEC di Tikke Rsya

 


Faktantb.com.– Sebanyak 130 anak dari Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengikuti Sonec English Competition (SEC) di Tribun Kapro PT Letawa, Minggu (11/10/2026).

Kompetisi yang diinisiasi Sonec Tiray bersama Inisiasi Muda dan didukung program tanggung jawab sosial perusahaan PT Letawa itu menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri.

Peserta datang dari berbagai jenjang, mulai usia tiga tahun hingga sekolah menengah atas. Secara keseluruhan, sekitar 300 orang hadir, termasuk peserta, panitia, dan pelaku usaha kecil yang turut meramaikan kegiatan.

Founder Sonec Tiray, Masriani atau akrab disapa Miss Ani, mengatakan SEC dirancang untuk membekali anak-anak dengan keterampilan berbahasa Inggris melalui praktik langsung.

"Belajar terus-menerus tanpa praktik tidak ada gunanya," ujar Miss Ani.

Ia berharap anak-anak yang tinggal jauh dari perkotaan juga mendapat kesempatan yang sama untuk belajar bahasa Inggris dengan baik. Kegiatan ini, kata dia, tidak lepas dari dukungan PT Letawa yang memfasilitasi inisiatif pengembangan bakat anak di Tikke Raya.

Antusiasme peserta terlihat dari pengalaman yang mereka bagikan.

Siswa SD Inpres Pirsus Tikke, A. Muh. Al Maliki, mengaku mendapat pengalaman baru. "Alhamdulillah, mengikuti Super English Competition adalah pengalaman yang luar biasa. Saya belajar lebih percaya diri, berani berbicara bahasa Inggris, dan berani menunjukkan kemampuan saya," katanya.

Siswi SMP Astra Makmur Jaya, Aqila Zahra Anas, juga mengaku senang mendapat kesempatan mencoba kemampuannya. "Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari Super English Competition. Terima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar, berani mencoba, dan menjadi lebih percaya diri," ujar Aqila.

Siswa SMA Negeri 1 Pasangkayu, A. Mahkota, menilai kompetisi itu menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Wakil Ketua Inisiasi Muda Tikke Raya, M. Arly, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang bagi pemuda untuk berperan dalam kegiatan positif di bidang pendidikan. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris penting dikembangkan sejak dini.

Ia mengapresiasi inisiatif Miss Ani dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar generasi muda membekali diri dengan kompetensi untuk menghadapi tantangan ke depan.

Dukungan disampaikan Camat Tikke Raya, Muh. Andi Saleh. Ia menilai pembangunan iklim dan komunitas pengembangan keterampilan sejak dini patut diapresiasi, khususnya di wilayah Tikke Raya.

"Para pemuda dapat menyumbangkan ide, gagasan, dan tenaga bagi kemajuan kecamatan serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Andi Saleh.

Dari pihak perusahaan, perwakilan CSR PT Letawa, Ahmad Faizal, menilai pengembangan keterampilan dan kompetensi generasi muda penting sebagai bekal memasuki dunia kerja.

"Kita harus mampu berdiri sendiri di kaki kita sendiri dengan kompetensi dan skill kita, bukan dengan siapa orang tua atau orang di belakang kita," ujar Faizal.

Pimpinan PT Letawa, Rendy H. Prabowo, mengatakan kegiatan SEC merupakan salah satu bentuk dukungan CSR perusahaan di bidang pendidikan. Menurutnya, pengembangan literasi bahasa Inggris perlu dimulai sejak usia dini untuk membuka akses pengetahuan yang lebih luas.