Fraksi Ampera DPRD Loteng Soroti Kemandirian Fiskal di APBD 2027, Setujui Lanjut Pembahasan



Faktantb.com
.- Fraksi Amanat Perjuangan Rakyat (Ampera) DPRD Kabupaten Lombok Tengah menyetujui Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan lanjutan.

Persetujuan tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Ampera, Suhaidi, SH, dalam Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2027 di Rapat Paripurna DPRD.

Fraksi Ampera menilai target capaian Pendapatan Daerah 2027 sebesar Rp 2,531 triliun mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 631,2 miliar, Dana Transfer Rp 1,873 triliun, dan Pendapatan Lainnya yang sah Rp 26,6 miliar.

"Peningkatan jumlah Pendapatan Daerah di atas tidak hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat semata, namun ada upaya-upaya lain yang lebih konkret dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah terutama pendapatan dari sektor pariwisata dan aset lain yang dimiliki," kata Suhaidi.

Meski menyetujui untuk dilanjutkan, Fraksi Ampera yang merupakan gabungan PAN dan PPP ini memberikan catatan kritis terhadap empat poin utama yang harus menjadi perhatian Bupati Lombok Tengah.

*Pertama, Optimalisasi PAD.* Fraksi Ampera mendorong pemerintah daerah untuk memperluas basis PAD terutama bidang pariwisata dan menggali potensi-potensi baru tanpa harus memberatkan masyarakat.

*Kedua, Kemandirian Fiskal.* Fraksi menyoroti masih tingginya rasio ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat. PAD yang hanya Rp 631 miliar berbanding dana transfer Rp 1,8 triliun menunjukkan kemandirian fiskal masih perlu diperkuat.

*Ketiga, Efektivitas Belanja Daerah.* Fraksi Ampera meminta agar alokasi belanja daerah, baik belanja operasi, belanja modal, dan belanja tak terduga diarahkan secara tepat guna, berorientasi pada hasil yang pro-poor dan pro-growth, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

*Keempat, Tata Kelola dan Transparansi.* Fraksi menekankan pentingnya akuntabilitas, ketepatan waktu, dan kejelasan dasar perhitungan dalam penyusunan anggaran.

"Fraksi Ampera bersepakat untuk Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2027 untuk dapat dilanjutkan pada tahap pembahasan lanjutan secara komprehensif, namun tetap kritis terhadap beberapa hal," ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan pendapatan hendaknya dibarengi dengan adanya pertumbuhan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta infrastruktur layanan dasar yang lebih berkualitas demi tercapainya kondusifitas masyarakat Lombok Tengah di masa mendatang.

Di awal pidatonya, Fraksi Ampera juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Tengah ke-81, dengan harapan capaian kinerja pemerintah daerah dapat memberikan kebaikan bagi masyarakat.